0
image: news.fimadani.com
Menjelang pergantian tahun baru 2015 ke 2016 dihebohkan dengan berita penjual terompet berbahan sampul Al Quran. Tentu saja hal ini meresahkan sebagian umat beragama. Namun demikaian kejaidan itu langsung ditindak dengan cepat oleh pihak kepolisian, dan akhirnya terungkap dan masalah terselesaikan dengan baik. semoga ini pelajaran untuk kita semua agar berhati-hati dalam memproduksi bahan daur ulang dengan hati-hati.

Dilaporkan Tribunjateng.com bahwa Pemilik CV Ashfri Adv, Al Ashfrihana, selaku produsen terompet tersebut menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada umat muslim. Menurutnya, kejadian tersebut murni karena kurangnya pengawasan di bagian produksi, sehingga menggunakan bahan kertas sampul tersebut.

Pihaknya juga menegaskan, telah menarik seluruh terompet produksinya. Al Ashfrihana juga mengaku siap bertanggung jawab atas produk yang telah dibuat perusahaannya.
“Kami memohon maaf kepada seluruh elemen masyarakat atas kejadian inï,” tandasnya dalam siaran tertulis yang diterima Tribun Jateng, Senin (28/12/2015)
Terpisah, Corporate Communication GM PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Nur Rachman menegaskan, kejadian tersebut telah ditindaklanjuti dengan menarik seluruh persediaan terompet tersebut di Alfamart wilayah Kendal.

“Kami sudah konfirmasi dengan produsen sekaligus supplier (pemasok) terkait, agar secepatnya dilakukan penarikan produknya di toko-toko kami. Saat ini, bisa dipastikan tidak ada lagi produk tersebut di toko kami,” yakinnya.
Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih atas informasi terkait hal ini, serta akan lebih berhati-hati dalam memilih pasokan produk di tokonya.

Post a Comment

 
Top